05 July 2007

Yang Begitu Menular (Untuk Mas Bejo)

Aku tak berkedip menatap wajahmu

satu per satu kenangan itu berhamburan di memoriku

Air mataku meluap tak tertahan

Aku ingin berbisik padamu

Meskipun matamu terpejam

Meskipun kau terdiam kaku

Aku ingin berbisik padamu

lewat rangkaian kata ini


Mas Bejo,

Kau begitu sangat menular

Entah sudah berapa banyak

Kapal-kapal harapan kau luncurkan dari tiap hati kami.

Entah sudah berapa banyak kau roketkan

semangat-semangat yang kami biarkan tidur pulas,

Entah sudah berapa sering kau sentuh hati kami

Hati yang terkadang mudah runtuh dan mulai pasrah

pada angin dan rintik hujan,

Membuat kaki berat menapak lagi.


Kau begitu menular

Semua video kenangan bersamamu

Semua ratusan foto-foto kehadiranmu

Sungguh membuatmu tak pernah mati

Senyummu, sinar matamu, celotehmu

usilanmu, tingkahmu dan semua kegilaanmu

yang selalu saja menghibur dan membuat kami

terbahak lepas seenaknya.

Namun tak jarang juga kau membuat kami terharu.


Kau tak pernah mengeluh, meski hidup seperti mengunyah air matamu,

Kau malah bersahabat dengan matahari.

dan kau tularkan semua sinar terangnya dan hangatnya buat setiap hati.


Selamat Jalan Mas Bejo

Doa kami selalu sertamu.


(RS Mitra Keluarga Bekasi Timur, 16 Juni 2007)


Sekedar mengenang Mas Bejo, yang sabtu kemarin dipanggil pulang oleh Bapa, seseorang yang sangat luar biasa.


Ia sangat menulari teman-temannya dengan SEMANGAT! Pendekatan yang dia pakai cukup unik. Selama hidupnya ia nyaris tak pernah peduli dengan dirinya sendiri, bahkan waktu ia dirawat di RS St. Carolus dengan hipotesa sakit komplikasi yang rumit (jantung, darah tinggi, liver, asam urat, diabetes, en gagal ginjal) ia tak mau kelihatan sakit, ia terus saja melucu en menghibur teman-teman yang menjenguk dia. Bahkan di rumah sakit dengan teman2 sekamarnya ia selalu menghibur en memberi semangat ke pasien2 lainnya.


Semasa hidup, ia banyak berjasa tidak hanya buat KKMK Bekasi, tp juga banyak kasih warna beda di KKMK KAJ, Choice en juga benar2 mengembangkan SENTRAL (Komunitas Buruh di Bekasi) lewat kemandirian ekonomi (Wiraswasta Sederhana) en Sistem Koperasi yang modern.


Ia mau melayani siapa saja, menghibur siapa saja, menolong siapa saja tanpa pamrih, bahkan di hari-hari terakhirnya selalu saja memikirkan orang lain.


Itulah Mas Bejo, pemilik nama lengkap Antonius Slamet Riyadi, seorang yatim piatu yang punya kehidupan dan hati begitu luar biasa.


2 comments:

Mas Bejo Juga said...

Waah trenyuh... jadinya

Big Sugeng said...

Iya Mas Bejo... salam kenal....